loading...
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar menceritakan, ada satu sosok yang menjadi pendukung keberhasilan pembangunan rumah subsidi di Jawa Tengah, yakni Widodo. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan, keberhasilan akad masal rumah subsidi yang hari ini diselenggarakan di Jawa Tengah tidak lepas dari kontribusi para pengembang lokal. Maruarar menceritakan, ada satu sosok yang menjadi pendukung keberhasilan produksi rumah subsidi di Jawa Tengah yakni Widodo.
Diceritakan oleh Menteri Ara -sapaan Maruarar-, sebelum menjadi pengusaha properti, Widodo merupakan anak dari seorang tukang kayu yang saat ini berhasil menjadi pengembang. Sebelum menjadi pengembang properti, Maruarar menceritakan bahwa Widodo dulunya adalah seorang sales. Namun saat ini telah berhasil mengantongi keuntungan hingga Rp30 miliar per tahun dari membangun rumah subsidi.
"Hari ini akad masal ketiga di Batang, Jawa Tengah, di perumahan yang dimiliki oleh Widodo, dulu dia seorang sales, sekarang dia pengembang yang sukses, keuntungan 30 miliar setahun," ujarnyadalam acara Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 M, Kab. Batang, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga: KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Maruarar menargetkan, setiap wilayah akan memiliki sosok pengembang baru untuk menggarap proyek perumahan. Sehingga diharapkan proyek rumah-rumah yang dibiayai oleh APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) tidak hanya dinikmati oleh para pengembang-pengembangan besar saja.


















































