loading...
Wakil Presiden JD Vance. Foto/anadolu
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara pribadi telah mengisyaratkan keinginannya agar Wakil Presiden JD Vance menjadi penerusnya di Gedung Putih. Pernyataan itu dilaporkan The Washington Post (WaPo) pada hari Kamis (6/8/2026), mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Dalam pertemuan tertutup dengan para donatur Partai Republik di Ruang Oval sekitar dua pekan lalu, Trump dilaporkan berkata, "Pada akhirnya, kita perlu memilih JD."
Pernyataan tersebut bertolak belakang dengan sikap Trump di depan umum yang enggan memberikan dukungan resmi bagi calon penerus untuk tahun 2028.
Ia pernah memuji Vance maupun Menteri Luar Negeri Marco Rubio, bahkan mengisyaratkan kemungkinan keduanya maju dalam satu pasangan calon yang sama.
Surat kabar tersebut menyebutkan meskipun ada pernyataan dukungan tersirat itu, sang presiden terus bertanya kepada para stafnya setelah pertemuan donatur tersebut mengenai siapa di antara keduanya yang akan menjadi kandidat presiden yang lebih kuat.


















































