loading...
Yenny Wahid saat berbicara dalam acara Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (1/9/2026). Foto/Istimewa
JAKARTA - Cendekiawan perempuan Nahdlatul Ulama (NU) Yenny Wahid menilai salah satu capaian penting Partai Demokrat pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah keberhasilan menjaga stabilitas politik tanpa mengorbankan kualitas demokrasi . Stabilitas, demokrasi yang berfungsi, serta disiplin terhadap prinsip-prinsip demokrasi berjalan beriringan sehingga proses konsolidasi demokrasi Indonesia dapat berlangsung dengan baik.
Yenny, yang pernah menjadi Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik pada era Presiden SBY, mengatakan komitmen tersebut tercermin antara lain dari terjaganya netralitas instrumen negara dan tidak digunakannya aparat untuk kepentingan politik praktis.
"Di era pemerintahan Presiden SBY, stabilitas politik terjaga, tetapi demokrasi juga tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Disiplin dan komitmen terhadap demokrasi dijaga kuat. Tidak ada politisasi aparat dan netralitas instrumen negara tetap dijaga," ujar Yenny dalam acara Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Baca Juga: Anies Sebut Selama Era SBY Etika Demokrasi Terjaga
Yenny mengatakan, kombinasi antara stabilitas dan penghormatan terhadap prinsip demokrasi tersebut penting karena Indonesia ketika itu masih menjalani proses transisi dan rekonsolidasi demokrasi pasca-Reformasi. Pemerintahan tidak hanya dituntut mampu menjaga efektivitas dan stabilitas politik, tetapi juga memastikan kekuasaan tetap dijalankan dalam koridor demokrasi.

















































