loading...
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI melaporkan kinerja. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI membukukan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun sepanjang 2025 atau meningkat 13,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatat pertumbuhan laba operasi dan arus kas yang positif seiring transformasi perusahaan serta penguatan ekosistem BUMN melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
"Penguatan ekosistem BUMN melalui Danantara menjadi momentum bagi BKI untuk mempertajam fokus dan strategi bisnis sebagai entitas yang mandiri. Dengan struktur pengelolaan yang lebih fokus, BKI dapat mengarahkan sumber daya dan kapabilitasnya secara optimal guna memperkuat bisnis inti di bidang klasifikasi dan statutoria kapal, sekaligus mengembangkan peluang usaha di sektor Testing, Inspection, Certification, Consultancy, Classification, and Statutory (TICCS)," demikian keterangan resmi dari BKI seperti dikutip Rabu (29/7/2026).
Baca Juga: Standar Keselamatan Terjaga, Kapal Berbendera RI Perkuat Daya Saing Global
Manajemen BKI menyatakan transformasi yang dijalankan menjadi bagian dari upaya memperkuat fundamental perusahaan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan penciptaan nilai bagi pemegang saham dan para pemangku kepentingan. Strategi tersebut juga dinilai mampu mempertahankan momentum pertumbuhan di tengah perubahan struktur pengelolaan BUMN.
Sepanjang 2025, perseroan mencatat laba operasi inti meningkat 27,67% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja tersebut turut mendorong kenaikan operating profit margin dari 19,44% menjadi 21,84%, mencerminkan peningkatan profitabilitas perusahaan.

















































