Kebakaran Hutan Dahsyat Melanda Washington, Ratusan Rumah Hancur, 60.000 Orang Mengungsi

4 hours ago 7

loading...

Kebakaran hutan yang dahsyat melanda wilayah timur Negara Bagian Washington, Amerika Serikat. Foto/Screenshot video CNN

WASHINGTON - Kebakaran hutan yang dahsyat telah melanda wilayah timur Negara Bagian Washington, Amerika Serikat (AS), sejak akhir pekan lalu. Pihak berwenang setempat mengatakan bahwa kebakaran ini telah menghancurkan 600 rumah, bisnis, dan bangunan lainnya.

Selain itu, kebakaran tersebut juga memaksa evakuasi 60.000 orang di daerah Spokane.

Baca Juga: 2 Helikopter Tabrakan di Udara saat Padamkan Kebakaran Hutan Yunani, 2 Awak Tewas

Kebakaran di dalam dan sekitar Spokane—kota terbesar kedua di Negara Bagian Washington—telah menghanguskan kawasan sekitar 8,2 mil persegi (sekitar 21 kilometer persegi) selama akhir pekan. Itu termasuk di antara puluhan kebakaran hutan di seluruh AS bagian barat yang melampaui kemampuan badan federal, negara bagian, dan lokal untuk memadamkannya.

Total area seluas sekitar 390 mil persegi (1.000 kilometer persegi) telah terbakar di seluruh negara bagian, dan beberapa kebakaran, termasuk di daerah Spokane, belum berhasil dipadamkan.

Petugas pemadam kebakaran dan penegak hukum mengatakan belum ada laporan cedera atau orang hilang—tetapi mereka menekankan bahwa ini masih tahap awal upaya penanggulangan.

Para pejabat juga mengatakan bahwa para pengungsi di Spokane termasuk pasien di rumah sakit Veteran Affairs AS.

Video yang diambil dari wilayah Spokane menunjukkan bangunan-bangunan yang terbakar, asap hitam mengepul di dekat lingkungan perumahan, dan reruntuhan rumah yang berasap, dengan hanya cerobong asap yang masih berdiri. Beberapa pejabat menyatakan kekhawatiran bahwa daerah tersebut tampaknya tidak akan mendapatkan jeda dari cuaca buruk dalam beberapa hari mendatang, yang diperkirakan akan tetap kering.

“Kita belum aman,” kata Senator AS Maria Cantwell dalam konferensi pers bersama pejabat federal, negara bagian, dan lokal di Spokane, yang dilansir AP, Senin (3/8/2026). “Beberapa hari ke depan akan menjadi tantangan.”

Para penyelidik belum menentukan bagaimana kebakaran dahsyat ini bermula.

Read Entire Article
Prestasi | | | |