loading...
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei siapkan rencana melarikan diri ke Rusia. Foto/X
TEHERAN - Pemimpin tertinggi Republik Islam Iran , Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan memiliki "rencana pelarian" yang melibatkan pelarian ke Rusia jika protes nasional saat ini terus meningkat.
Seperti dilaporkan surat kabar Inggris The Times, rencana tersebut, yang disebut "Rencana B" oleh laporan Inggris, akan mencakup Khamenei yang berusia 86 tahun dan 20 orang terdekatnya, termasuk keluarga dan ajudan.
Ini juga akan melibatkan cara untuk mengambil alih jaringan asetnya yang luas, yang menurut investigasi Reuters tahun 2013 yang dikutip oleh The Times, bernilai sekitar USD95 miliar, dan termasuk organisasi Setad, salah satu organisasi paling berpengaruh di Iran, dan sistem yayasan amal semi-negara Ayatollah yang dikenal karena pengaburan keuangannya.
“'Rencana B' adalah untuk Khamenei dan lingkaran terdekatnya, termasuk putranya dan calon pewaris takhta, Mojtaba,” kata The Times, mengutip sumber intelijen.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa, menurut mantan pejabat intelijen Israel Beni Sabti, Khamenei akan pergi ke Rusia karena “tidak ada tempat lain baginya.”


















































