KLH Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Cegah Karhutla Meluas

1 hour ago 3

loading...

KLH/BPLH mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Foto/SindoNews

KALTENG - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau penyemaian hujan buatan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) di Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Langkah ini berhasil memicu turunnya hujan di sejumlah area rawan di Kalbar seperti Sanggau, Putussibau, Kubu Raya, Pontianak, dan Kotawaringin Barat, Kobar (Kalteng) dan sedikit kawasan Kalimantan Selatan yang berbatasan dengan Kalteng pada Jumat, 4 September 2026.

"Alhamdulillah operasi hujan buatan berhasil memicu hujan di sejumlah area rawan karhutla," ujar Deputi Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup Irjen Pol Rizal Irawan, Sabtu (5/9/2026).

Baca juga: Karhutla di Kalbar Masih Terjadi, 370 Hektare Lahan Masih Terbakar

Operasi hujan buatan ini merupakan kerja sama Kementerian Lingkungan Hidup, BMKG, BNPB dan TNI-AU difokuskan pada pembasahan ekosistem gambut, mendukung kerja pemadaman darat, serta menekan risiko perluasan api dan sebaran asap. Rizal Irawan mengungkapkan operasi modifikasi cuaca berlangsung di Kalimantan Barat sejak 28 Agustus hingga 4 September 2026 dengan mengerahkan 10 sortie penerbangan dan menyemai 8.000 kilogram (8 ton) natrium klorida (NaCl).

Read Entire Article
Prestasi | | | |