loading...
Marine One kehilangan jarak aman dengan pesawat komersial, keselamatan Donald Trump diduga terancam. Foto/X/@NemicoNetwork
WASHINGTON - Badan Penerbangan Federal AS (FAA) memulai penyelidikan terkait kemungkinan insiden keselamatan wilayah udara yang melibatkan helikopter kepresidenan Donald Trump , yang dikenal sebagai Marine One, dan sebuah pesawat penumpang komersial di dekat Bandara Nasional Ronald Reagan Washington. Pasalnya, keselamatan Presiden Donald Trump terancam akibat insiden tersebut.
Melansir RT, insiden tersebut terjadi pada hari Selasa saat Trump bertolak dari Gedung Putih untuk melakukan perjalanan ke California. Marine One sedang terbang menuju Joint Base Andrews, sebuah pangkalan udara militer utama di luar Washington, sementara pesawat komersial sedang beroperasi di sekitar Bandara Nasional Reagan.
Menurut FAA, kedua pesawat tersebut terlibat dalam peristiwa yang dikenal sebagai "hilangnya jarak aman", di mana jarak minimum yang diwajibkan antarpesawat mungkin tidak terjaga.
Insiden ini terjadi setelah FAA memberlakukan pembatasan helikopter yang lebih ketat di sekitar Bandara Nasional Reagan menyusul tabrakan maut di udara antara pesawat penumpang dan helikopter militer pada Januari 2025 yang menewaskan 67 orang.











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316891/original/052899900_1785995525-resc5eccd1b5a9db4a8f6fc169ef122493bfr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316956/original/057686700_1785997923-IMG_2383.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316982/original/024400000_1785998932-IMG_2388.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317341/original/066986500_1786008856-IMG_2390.jpeg)

































