loading...
Hingga akhir November, Suahasil menjelaskan realisasi subsidi dan kompensasi telah mencapai Rp345,1 triliun atau setara 72,6% dari pagu yang ditetapkan dalam APBN. Foto/Dok
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyatakan, penyaluran barang bersubsidi masih berjalan sesuai dengan perencanaan pemerintah. Hingga akhir November, Suahasil menjelaskan realisasi subsidi dan kompensasi telah mencapai Rp345,1 triliun atau setara 72,6% dari pagu yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ).
“Ketersediaan kuota subsidi tetap memadai hingga akhir tahun,” ungkap Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (18/12/2025).
Suahasil menjelaskan bahwa penyaluran subsidi energi dilakukan secara berkala setiap bulan. Sementara itu pembayaran kompensasi untuk tahun 2024 serta kuartal I 2025 telah diselesaikan oleh pemerintah.
Baca Juga: Alokasi Subsidi dan Kompensasi 2025 Capai Rp479 Triliun, Purbaya Ungkap Rinciannya
Salah satu pos utama dalam subsidi adalah Bahan Bakar Minyak atau BBM. Dari target penyaluran sekitar 19 juta kiloliter (KL) pada 2025, realisasi hingga akhir November telah mencapai 15,6 juta KL atau 80,4% dari target.
“Jika ditinjau sejak 2023 hingga periode 2024-2025, volume penyaluran BBM bersubsidi menunjukkan tren peningkatan,” ungkapnya.


















































