Prajurit TNI Kembali Gugur, DPR Minta PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL

4 hours ago 9

loading...

Gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI harus menjadi perhatian serius semua pihak, terlebih markas UNIFIL di Lebanon menjadi titik serangan pihak berkonflik. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyampaikan dukacita atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada Jumat (24/4/2026). Praka Rico gugur setelah menjalani perawatan di Lebanon akibat menjadi korban ledakan peluru kendali ke markas UNIFIL, Rabu (29/3/2026).

"Pengorbanan ini adalah bentuk nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia sebagaimana amanat konstitusi," ujar Sukamta, Sabtu (25/4/2026).

Baca juga: Wakil Sekjen PBB Ikut Berduka Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia

Gugurnya Praka Rico harus menjadi perhatian serius semua pihak, terlebih markas UNIFIL menjadi titik serangan pihak berkonflik. "Serangan yang terjadi di wilayah operasi UNIFIL menunjukkan bahwa situasi di lapangan telah mengalami eskalasi signifikan, sehingga menempatkan pasukan penjaga perdamaian dalam risiko yang semakin tinggi," katanya.

Legislator PKS itu menekankan perlindungan terhadap personel yang menjalankan misi perdamaian PBB tidak boleh diabaikan, termasuk pihak berkonflik. "Kami memandang perlindungan terhadap personel PBB harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh diabaikan oleh pihak mana pun, termasuk dalam dinamika konflik yang melibatkan Israel dan aktor lainnya di kawasan," tuturnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |