Pusat Keuangan Baru RI Bisa Jadi Angin Segar bagi Industri Anggur Bali

4 hours ago 12

loading...

PT Hatten Bali Tbk (IDX: WINE) melihat ada peluang pertumbuhan baru, ketika Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII), zona bebas finansial yang baru disahkan DPR jadi undang-undang. Foto/Dok

JAKARTA - PT Hatten Bali Tbk (IDX: WINE ) melihat ada peluang pertumbuhan baru, ketika Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) , zona bebas finansial yang baru disahkan DPR jadi undang-undang pada 21 Juli 2026 dan, menurut pemerintah sendiri, bakal berumah permanen di Bali.

PFII, jawaban Indonesia untuk pusat keuangan seperti DIFC di Dubai, menawarkan pajak korporasi 0% hingga 50 tahun bagi perusahaan keuangan yang memenuhi syarat, bebas PPN, serta kemudahan bea cukai dan visa, termasuk jalur golden visa untuk investor asing. Untuk tahap awal, Jakarta jadi pusat operasional di gedung Danareksa milik Danantara, sementara kawasan permanennya ditargetkan di Bali.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sudah menyebut lahan di Bali Barat dan kawasan ekonomi khusus Sanur sebagai kandidat kuat, meski lokasi finalnya belum diumumkan resmi. Bagi Hatten, produsen anggur asli Bali, dampaknya tidak hanya soal jasa keuangan.

Baca Juga: PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi

Zona bebas finansial di dunia biasanya menarik kalangan berduit, dan kalangan berduit suka minum anggur. DIFC Dubai berhasil mengumpulkan banyak individu superkaya (HNWI), family office, dan penduduk internasional yang belanjanya menghidupkan bisnis hospitality dan F&B premium di sekitarnya.

Kawasan PFII di Bali, yang akan diisi pemegang golden visa, wealth manager, dan institusi global yang membuka kantor di pulau ini, mengarah ke tren serupa: makin banyak orang kaya, baik yang tinggal maupun sekadar berkunjung, doyan produk premium dengan cita rasa lokal.

Itulah pasar utama Hatten. Sebagai produsen anggur terbesar di Bali dan Indonesia, Hatten sudah jadi pemain utama di kategori anggur domestik dengan skala yang belum tertandingi produsen lokal lain, sehingga punya kapasitas produksi dan pengenalan merek untuk menggarap pasar premium yang tumbuh pesat tanpa kalah saing dari label impor.

Read Entire Article
Prestasi | | | |