Rupiah Kian Tertekan Sentuh Rp18.100, Pasar Tunggu Bos Baru BI

2 weeks ago 180

loading...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah pada perdagangan hari ini. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu pagi dan kembali menembus level psikologis Rp18.100 per dolar AS. Pelemahan terjadi di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang menanti keputusan suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), serta perkembangan proses pergantian Gubernur Bank Indonesia (BI).

"Namun, penunjukan Destry Damayanti memberi optimisme pasar akan komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan laju inflasi, serta mempertahankan stabilitas sistem keuangan yang berkelanjutan," kata analis pasar uang Ibrahim Assuaibi, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga: Ditinggal Perry Warjiyo, Begini Strategi Baru BI Jaga Stabilitas Rupiah

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka melemah 16 poin atau 0,09% ke posisi Rp18.099 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.083 per dolar AS. Pelemahan berlanjut hingga pukul 09.58 WIB, saat mata uang Garuda terkoreksi 0,11% ke posisi Rp18.102 per dolar AS.

Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp17.960 hingga Rp18.020 per dolar AS. Menurut dia, sentimen eksternal masih menjadi faktor dominan yang memengaruhi pergerakan nilai tukar.

Read Entire Article
Prestasi | | | |