Dari Jakarta ke Seoul, 2 Pelajar Indonesia Raih Juara Dunia e-ICON

5 hours ago 7

loading...

Ravakatya Anadra (Andra) dan Nicholas Emmanuel (Nicho), siswa kelas 12 EcoSocioTech School (EST), TB Simatupang (d/h Sekolah HighScope Indonesia), berhasil meraih Juara 1 pada 16th e-ICON World Contest. Foto: Ist

JAKARTA - Dunia masa depan dipenuhi tantangan kompleks, perubahan teknologi, dan situasi yang menuntut daya adaptasi tinggi. Untuk memenanginya, generasi muda tidak sekadar membutuhkan jawaban instan, tetapi juga kemampuan bertanya, berkolaborasi, menciptakan inovasi, serta bertanggung jawab atas setiap keputusan.

Kompetisi internasional ini menjadi wadah nyata untuk menguji ketangkasan tersebut. Ravakatya Anadra (Andra) dan Nicholas Emmanuel (Nicho), siswa kelas 12 EcoSocioTech School (EST), TB Simatupang (d/h Sekolah HighScope Indonesia), berhasil meraih Juara 1 pada 16th e-ICON World
Contest melalui Hugrow.

Aplikasi yang dirancang untuk membantu keluarga membangun komunikasi, kebiasaan positif, dan hubungan yang lebih sehat. Dalam kompetisi tersebut, Andra dan Nicho berkolaborasi dengan dua pelajar Korea Selatan, Kim Siwoo dan Kim Mirae.

Ajang e-ICON World Contest diselenggarakan di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan dan mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk mengembangkan solusi berbasis teknologi atas persoalan sosial yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Tim Hugrow memilih SDG 3: Good Health and Well-Being.

"Saat merancang kontribusi untuk SDG No 3, kami memilih mengintegrasikan faktor yang sudah ada menjadi sebuah solusi. Kami melihat keluarga sebagai esensi masyarakat sekaligus peluang utama untuk mengatasi masalah kesehatan mental dan kesejahteraan," ujar Andra.

Hugrow adalah aplikasi yang dirancang untuk mempererat hubungan keluarga dan mendukung kesehatan mental (SDG No.3) melalui langkah-langkah yang terstruktur dan terukur:

Read Entire Article
Prestasi | | | |