loading...
Nilai pasar Real World Assets (RWA) secara global tumbuh sekitar 380% dalam tiga tahun terakhir. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Nilai pasar Real World Assets (RWA) secara global mencapai USD26,4 miliar atau tumbuh sekitar 380% dalam tiga tahun terakhir, menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan teknologi blockchain untuk merepresentasikan aset dunia nyata. Tren tersebut mulai tercermin di Indonesia melalui meningkatnya aktivitas investor pada produk aset global berbasis tokenisasi.
“Pertumbuhan RWA menunjukkan bahwa blockchain mulai berkembang dari sekadar infrastruktur aset digital menjadi salah satu cara baru untuk mengakses aset yang sudah dikenal di pasar keuangan. Perkembangan ini membuka peluang bagi investor untuk mendapatkan eksposur terhadap aset global melalui ekosistem digital yang semakin terintegrasi,” ujar Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn, Selasa (18/8/2026).
Baca Juga: Bittime Dukung OJK Perketat Pengawasan Platform Kripto Tanpa Izin
Perkembangan RWA menjadi salah satu topik yang dibahas dalam Indonesia Blockchain Week (IBDW) 2026 pada 12-13 Agustus. Pertumbuhan tersebut mencerminkan perubahan pemanfaatan blockchain yang sebelumnya lebih banyak terkait aset crypto-native menjadi infrastruktur untuk mengakses berbagai aset dunia nyata melalui mekanisme tokenisasi.
Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mencatat minat terhadap aset global berbasis tokenisasi mulai meningkat. Transaksi Tokenized US Stocks di platform tersebut tumbuh 2,5 kali lipat pada Juli 2026 dibandingkan dengan Juni 2026.


















































